DEWAN PIMPINAN NASIONALPERHIMPUNAN PETANI KELAPA INDONESIA
Dokumentasi sektor kelapa dan kegiatan PERPEKINDO
TAHAPAN PELAKSANAAN PROGRAM

Peta Jalan 2026–2031

Tahapan agenda organisasi, penguatan struktur dan ukuran keberhasilan perjuangan PERPEKINDO.

TARGET PELAKSANAAN

Lima tahapan agenda organisasi.

Fokus pelaksanaan program secara bertahap sepanjang periode 2026–2031.

2026–2027

Tahap 01

Konsolidasi organisasi, pendataan petani, advokasi harga, dan penyusunan peta potensi kelapa nasional.

2027–2028

Tahap 02

Penguatan koperasi, kemitraan industri, akses pembiayaan, serta peremajaan kebun rakyat.

2028–2029

Tahap 03

Pengembangan pusat pengumpulan hasil, unit pengolahan, dan pemasaran bersama.

2029–2030

Tahap 04

Perluasan hilirisasi, akses ekspor, penguatan usaha petani, dan pengembangan produk turunan.

2030–2031

Tahap 05

Evaluasi capaian, penguatan kemandirian organisasi, serta penyusunan agenda perjuangan periode berikutnya.

Catatan: Tahapan ini merupakan rancangan program organisasi, bukan jadwal resmi pemerintah. Target tahunan menyesuaikan hasil pendataan dan kemampuan organisasi.
KELEMBAGAAN

Pembagian tanggung jawab pelaksanaan.

Setiap tingkatan organisasi menjalankan program sesuai kewenangan dan kapasitas.

01 · STRUKTUR ORGANISASI

DPN PERPEKINDO

Menetapkan kebijakan nasional, mengoordinasikan advokasi, dan membangun kemitraan strategis.

02 · STRUKTUR ORGANISASI

DPW PERPEKINDO

Mengonsolidasikan organisasi di tingkat provinsi serta mengoordinasikan program lintas kabupaten/kota.

03 · STRUKTUR ORGANISASI

DPD PERPEKINDO

Mengorganisasi petani di tingkat kabupaten/kota, mendata produksi, dan membangun kelompok usaha.

04 · STRUKTUR ORGANISASI

Koordinator Wilayah/Pulau

Memfasilitasi koordinasi lintas provinsi sesuai pembagian wilayah organisasi yang ditetapkan dalam AD/ART.

INDIKATOR KEBERHASILAN

Mengukur perubahan yang dirasakan petani.

Target angka untuk setiap indikator ditetapkan setelah pendataan dasar dan pemetaan kemampuan organisasi.

SIKAP PERJUANGAN

Petani sebagai pelaku utama industri kelapa.

PERPEKINDO menegaskan bahwa petani tidak boleh hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi harus menjadi pelaku utama dalam rantai nilai industri kelapa nasional.

Harga yang adil

Petani memperoleh harga yang layak dan posisi tawar yang kuat.

Kebun yang produktif

Petani mendapatkan akses terhadap bibit, sarana produksi, teknologi, dan kepastian usaha.

Industri yang berpihak

Pengolahan dan perdagangan kelapa memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani dan daerah penghasil.

Penegasan program: Peningkatan kesejahteraan petani kelapa menjadi ukuran utama keberhasilan organisasi melalui penguatan kelembagaan, stabilitas harga, peremajaan kebun, hilirisasi, dan kemandirian ekonomi petani.
BERSAMA UNTUK SEKTOR KELAPA

Dukung Semangat Kebersamaan Petani Kelapa

Terhubung dengan perhimpunan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program dan peluang komunikasi.

Informasi & Pendaftaran Anggota