Perjuangan Harga Kelapa yang Adil dan Stabil
Advokasi harga dasar atau harga acuan kelapa, transparansi rantai niaga, dan sistem informasi harga nasional.

Kenali fokus program, kegiatan, dan inisiatif yang berkaitan dengan pengembangan potensi petani kelapa.
Program Prioritas PERPEKINDO 2026–2031 disusun untuk memperkuat posisi petani kelapa dari desa hingga tingkat nasional, meningkatkan pendapatan petani, dan menjadikan kelapa komoditas strategis ekonomi rakyat Indonesia.
Fokus perjuangan meliputi harga kelapa, peremajaan kebun, hilirisasi, kelembagaan, akses pasar, pembiayaan, lingkungan, teknologi, dan advokasi kebijakan.
DOKUMEN PROGRAM 2026–2031
Arah perjuangan DPN PERPEKINDO periode 2026–2031 berdasarkan dokumen Program Prioritas organisasi.
Advokasi harga dasar atau harga acuan kelapa, transparansi rantai niaga, dan sistem informasi harga nasional.
Mendorong peremajaan tanaman tua, penyediaan bibit unggul, sarana produksi, dan kepastian legalitas kebun.
Mengembangkan VCO, CNO, santan, gula kelapa, arang tempurung, karbon aktif, dan serat sabut.
Memperkuat DPN, DPW, DPD, basis data petani, kelompok tani, koperasi, dan kaderisasi pengurus.
Mendorong perdagangan transparan, pusat pengumpulan hasil, pergudangan, pasar domestik, dan ekspor.
Memperluas akses KUR, pembiayaan koperasi, usaha kolektif, dan kemitraan dengan BUMN maupun swasta.
Mengembangkan produk turunan kelapa, konsep tanpa limbah, agrowisata, serta usaha perempuan dan generasi muda.
Mendorong kebun ramah lingkungan, konservasi lahan, tumpang sari, dan kesiapsiagaan risiko iklim.
Memperkuat riset, standar mutu industri-ekspor, mekanisasi panen, dan pengembangan pusat data.
Memperjuangkan kebijakan pro-petani, perlindungan usaha, dan peta jalan hilirisasi kelapa nasional.
Program dilaksanakan bertahap sesuai kebutuhan petani dan kemampuan organisasi. Target tahunan menyesuaikan hasil pendataan dasar.

Konsolidasi nasional di Palembang menjadi momentum penetapan kepengurusan DPN 2026–2031 serta perjuangan hilirisasi dan kesejahteraan petani kelapa.
Buka Galeri2026–2027: konsolidasi dan pendataan petani. 2027–2028: koperasi, pembiayaan, dan peremajaan kebun. 2028–2029: pusat pengumpulan dan pengolahan. 2029–2030: hilirisasi dan akses ekspor. 2030–2031: evaluasi dan penguatan kemandirian.
Unduh Dokumen Program
Terhubung dengan perhimpunan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program dan peluang komunikasi.
Informasi & Pendaftaran Anggota