DEWAN PIMPINAN NASIONALPERHIMPUNAN PETANI KELAPA INDONESIA
Dokumentasi sektor kelapa dan kegiatan PERPEKINDO
PROGRAM PERPEKINDO 2026–2031

10 Program Prioritas Nasional

Sepuluh agenda perjuangan untuk stabilitas harga, peremajaan kebun, hilirisasi, penguatan kelembagaan, dan ekonomi petani kelapa.

DOKUMEN PROGRAM ORGANISASI

Sepuluh arah perjuangan nasional.

Program Prioritas PERPEKINDO periode 2026–2031 disusun untuk memperkuat posisi petani kelapa dari tingkat desa hingga nasional, meningkatkan pendapatan petani, serta menjadikan kelapa sebagai komoditas strategis ekonomi rakyat Indonesia.

Program dijalankan secara bertahap oleh DPN, DPW, DPD, dan Koordinator Wilayah/Pulau, berdasarkan kewenangan dan kebutuhan masing-masing sentra produksi.

Baca Dokumen PDF
Petani dengan hasil komoditas kelapa
PROGRAM PRIORITAS

Sepuluh program untuk petani kelapa.

Rincian butir program berdasarkan dokumen resmi Program Prioritas PERPEKINDO periode 2026–2031.

PROGRAM 01 / 10

Perjuangan Harga Kelapa yang Adil dan Stabil

  • Memperjuangkan kebijakan harga dasar atau harga acuan kelapa di tingkat petani.
  • Mengusulkan harga minimal indikatif Rp5.000 per butir dengan mempertimbangkan kualitas, biaya produksi, kondisi pasar, dan kebijakan pemerintah.
  • Mendorong transparansi harga, penertiban praktik perdagangan yang merugikan petani, serta pengawasan rantai niaga.
  • Membangun sistem informasi harga kelapa nasional.
PROGRAM 02 / 10

Peremajaan dan Rehabilitasi Perkebunan Kelapa Rakyat

  • Memperjuangkan peremajaan tanaman kelapa yang sudah tua dan tidak produktif.
  • Mendorong penyediaan bibit unggul, pupuk, alat pertanian, dan pendampingan teknis.
  • Mengembangkan kebun kelapa terpadu dengan tanaman pangan, hortikultura, dan peternakan.
  • Memperjuangkan kepastian legalitas lahan petani, termasuk penyelesaian persoalan kebun kelapa yang berada di kawasan hutan sesuai ketentuan hukum.
PROGRAM 03 / 10

Hilirisasi dan Industrialisasi Kelapa Nasional

  • Mendorong pembangunan industri pengolahan kelapa di sentra produksi.
  • Mengembangkan produk bernilai tambah: minyak kelapa mentah (CNO), VCO, santan, air kelapa, gula kelapa, arang tempurung, karbon aktif, dan serat sabut.
  • Memperkuat kemitraan petani dengan industri pengolahan dan eksportir.
  • Memperjuangkan akses pembiayaan untuk koperasi dan industri kecil pengolahan kelapa.
PROGRAM 04 / 10

Penguatan Kelembagaan dan Konsolidasi Petani

  • Membentuk dan memperkuat DPN, DPW provinsi, serta DPD kabupaten/kota.
  • Membangun basis data petani, luas kebun, produksi, dan potensi komoditas kelapa.
  • Membentuk kelompok tani, koperasi produsen, dan unit usaha bersama.
  • Meningkatkan kapasitas pengurus melalui pendidikan organisasi, pelatihan, dan kaderisasi.
PROGRAM 05 / 10

Reformasi Tata Niaga dan Akses Pasar

  • Mendorong perdagangan yang transparan dan persaingan usaha yang sehat.
  • Mengembangkan pusat pengumpulan, pergudangan, dan pemasaran bersama.
  • Memperluas akses pasar domestik dan ekspor bagi petani serta koperasi.
  • Mengadvokasi dugaan praktik kartel atau penguasaan pasar melalui mekanisme hukum dan lembaga berwenang apabila ditemukan bukti.
PROGRAM 06 / 10

Pembiayaan dan Kemandirian Ekonomi Petani

  • Memperluas akses KUR dan pembiayaan perbankan bagi petani serta koperasi.
  • Mendorong kemitraan dengan BUMN, BUMD, swasta, dan lembaga pembiayaan.
  • Mengembangkan dana bergulir, usaha kolektif, dan kemitraan yang adil.
  • Memperjuangkan program tanggung jawab sosial perusahaan untuk pengembangan perkebunan kelapa rakyat.
PROGRAM 07 / 10

Diversifikasi Usaha dan Peningkatan Pendapatan

  • Mengembangkan usaha air kelapa segar, kelapa muda, makanan berbahan kelapa, dan produk turunan lainnya.
  • Mendorong pemanfaatan seluruh bagian buah kelapa agar mendekati konsep tanpa limbah (zero waste).
  • Mengembangkan agrowisata kelapa dan kebun kelapa terpadu.
  • Mendorong keterlibatan perempuan dan generasi muda dalam kewirausahaan berbasis kelapa.
PROGRAM 08 / 10

Perlindungan Lingkungan dan Adaptasi Iklim

  • Mendorong perkebunan kelapa yang ramah lingkungan.
  • Mengembangkan tumpang sari yang sesuai dengan kondisi lahan.
  • Memperkuat konservasi tanah, air, daerah aliran sungai, dan kawasan pesisir.
  • Meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kekeringan, banjir, kebakaran, dan perubahan iklim.
PROGRAM 09 / 10

Riset, Teknologi, dan Peningkatan Kualitas

  • Membangun kerja sama dengan perguruan tinggi, lembaga riset, dan balai pertanian.
  • Mengembangkan standar mutu kelapa untuk pasar industri dan ekspor.
  • Mendorong mekanisasi panen, pascapanen, dan pengolahan.
  • Mengembangkan pusat data serta informasi produksi, harga, dan permintaan pasar.
PROGRAM 10 / 10

Advokasi Kebijakan dan Kemitraan Strategis Nasional

  • Memperjuangkan kebijakan perkebunan kelapa yang berpihak kepada petani.
  • Membangun komunikasi dengan kementerian terkait, pemerintah daerah, DPR/DPD, perbankan, dan pelaku industri.
  • Mendorong peta jalan pengembangan dan hilirisasi kelapa nasional.
  • Memperjuangkan perlindungan petani, kepastian usaha, serta akses terhadap program pemerintah.
Catatan harga: Angka Rp5.000 per butir adalah usulan harga minimal indikatif organisasi, bukan ketentuan harga resmi pemerintah. Penetapan mempertimbangkan kualitas, biaya produksi, kondisi pasar, dan kebijakan pemerintah.
BERSAMA UNTUK SEKTOR KELAPA

Dukung Semangat Kebersamaan Petani Kelapa

Terhubung dengan perhimpunan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program dan peluang komunikasi.

Informasi & Pendaftaran Anggota